BekasiPost.com – Dalam tempo sepekan ini, Polres Metro Bekasi Kota membekuk tiga pelaku pencurian sepeda motor dan satu penadah. Hasil pencurian, selain dijual ke penadah, mereka juga menjualnya lewat jejaring sosial seperti Facebook. “Mereka jual apa adanya tanpa surat surat lengkap dan ini yang menjadi kesepakatan mereka kepada pembeli,” tutur Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto, saat di Mapolres Metro Bekasi, Selasa (3/7/2018).
 
Oleh karena itu, Indarto menegaskan agar warga tidak sembarang membeli motor, apalagi yang tidak dilengkapi surat-surat. “Jikalau ada orang yang membeli tanpa dilengkapi dokumen itu masuk pasal 480 penadahan juga, karena kita tahu motor yang sah itu motor yang ada dokumennya,” ucapnya. “Ketika Anda membeli motor yang tidak ada dokumennya berarti Anda sudah menampung atau menadah. Makanya jangan coba-coba meskipun membeli dengan harga murah,” ujarnya.
 
Dia menambahkan, para pelaku menjual motor curian seharga Rp 1,5 juta dan hasilnya dibagi rata. “Hasil kejahatannya mereka juga ke penadah untuk diperetelin, atau juga ke medsos dan pembeli langsung dengan kesepakatan tidak ada surat-surat lengkap,” kata Indarto. Sebelum menjual motor curian, kata Indarto, pelaku memalsukan plas nomor motor untuk mengelabui polisi. “Jangan coba-coba membeli motor tidak jelas itu, karena bisa kena sebagai penadah dan dikenakan pasal 480 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” ujarnya.

 
Sebelumnya, Polres Metro Bekasi Kota menangkap Arif Firmansyah alias Kubot (33) di rumah kontrakannya di Jalan Selayar Raya, Arenjaya, Bekasi Timur, Kamis (28/6/2018) malam. Dari tangan pelaku, petugas menyita dua unit kunci letter T berikut empat buah mata kuncinya. Selain itu, dua unit sepeda motor  curian dan beberapa unit telepon genggam.
 
Kemudian, Selasa (3/7/2018) dini hari, Polres Metro Bekasi Kota  menangkap dua pelaku pencurian sepeda motor dan satu orang penadah. Kedua pelaku yang ditangkap yakni  ES (25) dan MI alias Kuping (19) ditangkap di rumah kontrakannya di Jalan Swadaya 2 RT 003/RW 02 Kelurahan Bantar Gebang, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi, Selasa (3/7) dini hari. Sedangkan satu orang penadah A alias Kilay (30) ditangkap di bengkel sepeda motor di Rawalumbu Kota Bekasi, Selasa (3/7/2018) dini hari.
 
Barang bukti yang disita polisi yakni tujuh unit sepeda motor, dua unit ponsel, empat unit plat nomor, lima unit anak kunci letter T, satu kunci pass, satu obeng, dan satu kunci Inggris.(Tribun)