J

Jaktim, Bekasipost.com –   Lima (nama) perwakilan keluarga korban  kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 registrasi PK-LQP yakni Neuis Marpuah, Johan Herry Saroinsong, Oktober Manurung, Anton Sahadi, dan Rini Soegiyono, melayangkan surat tuntutan terbuka kepada pihak Lion Air di Hotel Ibis, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (23/11/2018).

Tiga poin utama  tuntutan terbuka yang ditandatangani oleh lima nama dari perwakilan keluarga korban Lion Air tersebut yakni :

  1. Secara khusus menuntut kepada pihak Lion Air, untuk mengerahkan segala daya upaya serta sumberdaya baik moril dan material melibatkan pihak independen untuk menuntaskan pencarian dan pengidentifikasian seluruh penumpang dan awak pesawat Lion Air JT-610.
  2. Meminta Presiden RI Bapak Joko Widodo untuk memerintahkan seluruh instansi (Basarnas, KNKT, TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, DVI Polri dan pihak terkait lainnya) terutama Lion Air untuk melakukan pencarian ulang dimulai sejak hari ini dan mengidentifikasi penumpang dan awak pesawat sampai tuntas tanpa batas waktu.
  3. Menuntut dan mengingatkan janji Presiden RI Bapak Joko Widodo untuk sepenuhnya membantu seluruh kebutuhan keluarga penumpang dan awak pesawat Lion Air JT-610.

“Hal yang menjadi konsen kami, yaitu menuntut pencarian para korban dilanjutkan menggunakan teknologi tercanggih supaya semua penumpang korban teridentifikasi,” kata Rini Soegiyono, perwakilan keluarga korban, pada saat pembacaan tuntutan terbuka tersebut. (MS)