Mojokerto,Bekasipost.com – Eko Widyo Setyo Nugroho (34) warga Dusun Kertorejo, Desa Sumberkarang, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto diamankan anggota Satreskrim Polres Mojokerto Kota karena kasus penipuan dan penggelapan. Pelaku mengaku membeli atribut polisi di toko wilayah Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Tipu pemilik rental,pakai atribut polisi,palsu

“Beli di Mojosari sekitar satu tahun yang lalu, senjatanya beli di dekat Terminal Mojokerto. Itu dulu untuk kerja di satpam pabrik minuman kesehatan hampir dua tahun, saya keluar karena ada pengurangan. Untuk gali lubang tutup lubang (penipuan dan penggelapan, red),” ungkap tersangka, Senin (19/11/2018).

Masih kata tersangka, aksi penipuan dan penggelapan tersebut dilakukan sejak ia ditipu oleh temannya yang baru dikenal. Ia ditawari kerja di Jember kemudian uangnya dibawa kabur. Guna mencukupi kebutuhan, ia pun pinjam ke rentenir. Namun hal tersebut membuat kebutuhannya tiap bulannya semakin besar.

“Waktu itu dikasih lowongan kerja di Jember dari teman yang baru saya kenal tapi uang saya dibawa kabur. Saya pinjam ke rentenir, dari situ mulai bingung. Saya pinjam mobil kemudian saya gadaikan, sudah ada tiga unit. Masing-masing Rp20 juta, Rp25 juta dan Rp30 juta, uangnya untuk keperluan sehari-hari. Bayar cicilan, tebus mobil,” ujar tersangka yang sudah berpisah dengan istri tersebut.

Sementara itu, Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Setiap mengatakan, aksi penipuan dengan penggelapan tersebut dengan modus mengaku sebagai anggota Polri. “Keterangan tersangka yang bersangkutan memiliki motif untuk mendapatkan uang sejak tahun lalu dengan modus penipuan di rental, menyewa dan digadaikan,” katanya.

Masih kata Kapolresta, tersangka sebelumnya berprofesi sebagai satpam pabrik minuman kesehatan di Mojokerto. Untuk melakukan aksi penipuan dan penggelapan, tersangka menggunakan atribut kepolisian untuk meyakinkan korbannya yang dilakukan sejak setahun yang lalu. Kapolresta menambahkan, hingga saat ini masih ada dua laporan dari korban.

Tersangka melakukan penipuan terhadap korban sejak 9 September 2018 yang lalu. Tersangka menyewa mobil rental Honda Brio Satya E nopol AG 1167 DW untuk masa sewa 1 minggu, perminggu dengan uang muka sewa sebesar Rp300 ribu. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sebesar Rp130 juta.

Dari tangan tersangka diamankan barang bukti, satu lembar nota sewa kendaraan, satu lembar KTP milik pelaku, sebuah dua potong celana kempol polri warna coklat, satu potong kaos terdapat lambang Tribrata, satu rompi warna hitam terdapat tulisan POLISI juga satu korek api model senjata api warna hitam.[Misti.P/tin/kun]