Bekasipost.com — Hidup sehat dan panjang umur menjadi dampaan setiap orang. Padalah secara keseluruhan, hidup sehat sangat ditentukan oleh gaya hidup dan pola kebiasaan positif. Termasuk kebiasaan berolah raga guna menjaga kesehatan jantung.

Kesibukan harian dan padatnya aktivitas sebagai pekerja (kantor) menjadi alasan tidak punya waktu untuk exercise, atau olah raga. Latihan fisik ringan, seperti jogging atau jalan ringan di trackmill, atau trotoar bahkan di jalan raya ketika acara Car Free Day (CFD)  sudah menjadi kegiatan rutin setiap minggu  di berbagai daaerah. Hanya menyisihkan waktu 2-3 jam per pekan tersebut..

Ahli jantung Christine Jellis menyebut masih banyak aktivitas fisik yang bisa menjadi bagian rutin harian, yang akhirnya membuat jantung lebih sehat.  “Saya selalu mengatakan kepada pasien saya, sekalipun hanya 10 menit sehari berolahraga intensitas sedang, itu masih bisa membuat perbedaan (kesehatan lebih baik,” ujar Jellis.  “Bahkan, aktivitas yang kelihatannya kecil, seperti berjalan di sekitar rumah, mengajak anjing berjalan, atau memarkir mobil sedikit lebih jauh dari kantor. Dengan cara ini, kamu memastikan tubuh mendapatkan sedikit olahraga teratur.”

Jalan kaki dan pola hidup sehat memjaga kesehatan jantung

Kebiasaan baik lain, yang dapat membantu mencegah penyakit jantung adalah mengasup makanan yang sehat. Batasi lemak jenuh dan lemak trans, garam, dan olahan serta membatasi konsumsi alkohol, serta menghindari atau berhenti merokok. “Jika kamu dapat mengubah perilaku sehat ini menjadi kebiasaan rutin, jalan menuju jantung yang lebih sehat akan menjadi lebih mudah,” kata Jellis.

Mencegah kondisi seperti obesitas, hipertensi dan diabetes adalah cara yang jauh lebih efektif untuk menghindari penyakit jantung, dibandingkan menggunakan obat-obatan untuk mengobatinya. “Saya pikir kamu harus menemukan sesuatu yang dapat diintegrasikan dengan rutinitas rutin,” kata Jellis. “Cobalah berjalan kaki setiap hari menjadi sesuatu yang menyenangkan dan kita  menikmatinya guna kesehatan jantung kita sendiri,” tandas Jellis