FKP2B Cikarang Kembali ROAD SHOW Advokasi BOT Pasar ke DPR RI

Jakarta, Bekasipost.com – 6 (enam) Pengurus Forum Komunikasi Pedagang Pasar Baru (FKP2B) Cikarang kembali melanjutkan upaya Advokasi dan Tuntutan penolakan Revitalisasi BOT Pasar Cikarang dengan mendatangi Komisi II dan Komisi VI DPR RI, Kamis (21/4).

Pengurus menyampaikan kajian hukum kepada ke-2 komisi tersebut, atas pelepasan asset daerah pasar Cikarang terkait rencana Revitalisasi BOT yang dimenangkan oleh pengembang PT.Senjaya RejekiMas. Serta menyerahkan kajian hukum menyangkut mekanisme lelang yang di tenggarai sarat dengan kepentingan antara Bupati, SKPD maupun DPRD Pemkab.Bekasi. ”Kami ingin mendengarkan kebijakan Bupati tentang Revitalisasi BOT Pasar Cikarang secara terbuka, agar tidak ada yang dirugikan,” sahut Anwar Yusuf, sekretaris Forum ketika diminta pendapat oleh BEKASI POST.

DPR RI 21-04-2016

Pengurus FKP2B ini belum dapat diterima langsung oleh Ario Bima dan Rieke Dyah Pitaloka karena kesibukan anggota DPR RI, dari Fraksi PDIP. Rieke ada acara dinas luar dan Ario Bimo sedang mempersiapkan HUT PDIP dalam waktu dekat. Tetapi, menurut Erna dan Heri, staf Fraksi PDIP yang menerima pengurus, mereka dijadwalkan akan diusahakan untuk bertemu pada Selasa (26/4) untuk membahas dan mengkaji pengaduan tersebut.

Heri bahkan menambahkan, bila perlu Pengurus dan anggota forum pasar bisa meminta melakukan audiensi dengan Fraksi PDIP maupun Komisi- Komisi yang membidangi asset daerah, pasar dan perdagangan, untuk menguji validasi kebijakan Bupati tersebut.” Kita akan sampaikan segera pengaduan Bapak Ibu,” ujar Heri, yang merupakan tokoh muda PDIP.

Sehari sebelumnya Rabu (20/4), pengurus FKP2B juga menyampaikan surat ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Men-PAN) dan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Perdagangan, untuk mempelajari kebijakan Bupati terkait pelepasan asset daerah kepada pihak ketiga, revitalisasi pasar tradisional dan mekanisme penetapan pemenang lelang. (Tim/AP.EP)

Leave a comment

Your email address will not be published.

*