Wacana ” Risma For DKI 1 ” Makin Menguat, Ahok Bilang “No...

Wacana ” Risma For DKI 1 ” Makin Menguat, Ahok Bilang “No Problem” !

344
0
SHARE

Bekasipost.com – Beredar poster dukungan pencalonan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sebagai gubernur pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Calon petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyambut baik kabar tersebut.

“Saya kira tidak apa-apa. Karena memang tergantung orang Jakarta,” kata Ahok di Balai Kota, Sabtu (7/5/2016).

Ahok kembali menyebut banyaknya tokoh yang maju pada Pilkada DKI akan semakin menguntungkan warga.

“Semakin banyak pilihan semakin diuntungkan. Sama kayak kita beli produk, coba bayangkan kalau kita beli HP merek A aja, kalau HP merek banyak kan kita untung bisa pilih-pilih mana HP yang terbaik dan murah,” kata Ahok.

Beredar Poster Risma Cagub Jakarta
Beredar Poster Risma Cagub Jakarta

Sebelumnya, beredar foto poster Risma di media sosial yang datangnya dari Karisma_Jakarta. Namun, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) telah membantah poster itu sebagai sikap resmi pada Pilkada 2017.

“Partai belum menentukan sikap terkait Pilkada DKI, masih ada proses yang harus dilalui. Jadi sudah pasti (poster) itu bukan dibuat oleh PDI Perjuangan,” kata anggota DPR RI Dapil DKI Jakarta Charles Honoris.

Sementara itu menurut Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bhakti mengatakan, jika para kader potensial PDI-P seperti Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dipaksakan maju Pilgub DKI Jakarta, maka bisa meninggalkan kesan negatif bagi para simpatisan PDI-P khususnya di Surabaya dan Jawa Tengah.

“Mereka kan diharapkan oleh warganya untuk menyelesaikan masa jabatannya. Kalau Risma dan Ganjar dipaksa turun ke Jakarta malah bisa jadi blunder buat PDI-P,” kata Ikrar saat dihubungi Kompas.com, Rabu (4/5/2016).

Ikrar menambahkan, kepala daerah berprestasi dari PDI-P seperti Ganjar dan Risma boleh saja diproyeksikan untuk menjadi Presiden, khususnya lewat Pilgub DKI sebagai batu loncatan.

Hanya, dia menyarankan untuk tidak gegabah dalam melakukan hal tersebut.

Dewan Pimpinan Daerah PDI-P DKI Jakarta sebelumnya telah menutup pendaftaran seleksi bakal cagub DKI Jakarta.

Ada 32 orang yang mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur Ibu Kota.

Beberapa tokoh yang mendaftar penjaringan cagub yaitu Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Lulung, pengusaha Sandiaga Uno, pengacara Farhat Abbas, dan lain-lain.

Kendati PDI-P DKI Jakarta telah menutup pendaftaran penjaringan, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto sebelumnya mengatakan bahwa DPP PDI-P masih membuka pintu, khususnya bagi calon internal.

Menurut Hasto, PDI-P tetap memiliki peluang menang yang besar bila memajukan calon gubernur DKI Jakarta dari kalangan internal. Pasalnya, dia yakin akan kualitas para kepala daerah yang diusung pada pilkada serentak 2015.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY