Draft Perjanjian Kerjasama (PKS) BOT Pasar Baru Cikarang Layak Dipertanyakan

Draft Perjanjian Kerjasama (PKS) BOT Pasar Baru Cikarang Layak Dipertanyakan

630
0
SHARE
Pengurus FKP2B saat berdialog dengan H. daris

Cikarang, Bekasipost.com – “Saya sudah banyak memberikan masukan kepada SKPD dan pemerintah – Bupati, red- untuk rencana revitalisasi pasar baru Cikarang,” ujar H.Daris, wakil ketua DPRD Kab.Bekasi dari Fraksi Gerindra, kepada beberapa pengurus forum komunikasi pedagang pasar baru (FKP2B) Cikarang ketika melakukan audiensi di kantor H.Daris, Selasa (5/4).

Saya dengan Sa’dudin – Bupati sebelumnya dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS)-, yang menggagas agar Kabupaten Bekasi memiliki icon daerah. Waktu itu, wacana dan pilihan kita adalah merevitalisasi pasar baru cikarang menjadi pasar wisata yang ramah lingkungan. Bukan pasar superblock seperti yang diwacanakan saat ini. Apalagi pemenang lelang sudah ditetapkan. Tentu, kita akan tanyakan kepada pemerintah,” tambah Daris sambil tersenyum.

Dalam hitungan jam, pengurus FKP2B Cikarang berdialog dengan H.Tata, ketua fraksi PDIP DPRD Pemkab.Bekasi di kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Dalam dialog santai, setelah pengurus mengutarakan maksud safari nya, H.Tata memberikan tanggapannya secara santai. “Apabila pemerintah – Bupati, red- sudah menyerahkan draft PKS itu ke DPRD, tentu, Fraksi PDIP akan teliti dengan semua poin-poin yang tertuang dalam draft Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Pemerintah Daerah dengan pihak pemenang lelang, dalam rencana revitalisasi pasar baru Cikarang,’ ucap H.Tata.

Pengurus FKP2B berdialog dengan H. Tata
Pengurus FKP2B berdialog dengan H. Tata

“Harus ada alasan yang masuk akal dan kajian keuangan yang dalam, apa manfaatnya terhadap pemerintah daerah atau masyarakat Bekasi bahkan kepada pedagang meski rencana RAB revitalisasi ini non APBD, investor murni,” lanjut H.Tata, sambil mengipas-ngipas koran karena panasnya ruangan.

Sebelumnya H.Daris mengutarakan bahwa kalau draft PKS sudah diserahkan ke DPRD tentu mekanisme selanjutnya adalah pembentukan PANSUS untuk pembahasan PKS tersebut. Karena, kepemimpinan di DPRD itu kolektif kolegial, diharapkan tidak perlu terjadi voting karena pembahasan draft PKS tersebut adalah untuk kemajuan pembangunan Bekasi bersama masyarakat pedagang. Tetapi, semua kemungkinan bisa terjadi,’ ungkap Daris.

“Studi kelayakannya kan harus kuat tentang rencana revitalisasi tersebut. Apalagi ini memanfaatkan lahan milik daerah. Kita harus pelajari studi amdalnya, hitungan setoran PAD ke kas pemda. Bahkan peralihan hak pengelolaan dengan sistem BOT itu, harus dipelajari PKSnya, lanjut H.Tata memberikan keyakinan kepada pengurus FKP2B Cikarang.

Pertemuan pengurus FKP2B dengan H.Tata adalah untuk kedua kali. Kini FKP2B Cikarang telah menitipkan amanah rakyat ke para wakilnya di dewan perwakilan daerah (DPRD) Pemkab.Bekasi. Apalagi sudah audiensi ke anggota DPR RI, dari Fraksi Golkar, Demokrat dan PDIP. Menurut rencana, Yuli, ketua forum pun sudah diundang oleh C radio, talkshow-live untuk kedua kalinya, guna memperjelas posisi forum yang mendukung revitalisasi pasar. Kembali ke mandat pasal 13 UU No 7 Tahun 2014 tentang pasar. Seperti pernyataan saya di talkshow pertama di C radio, tidak ada BOT, investor murni dan superblok, ungkap Yuli kepada bekasipost.com ( Tim: RE/AP/BK)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY