Author: Anton Pasaribu

Pesan Bima Haria, Kepala BKN, Hati hati & Teliti, pada Pelamar CPNS 2019

Jakarta, Bekasipost.com – Hari ini, Senin 11 November 2019, pukul 11.11 wib pendaftaran CPNS 2019, dimulai. Kompetisi untuk memperebutkan status sebagai pegawai negeri sipil sangat ketat. illustrasi,para pelamar kerja (doc.unitomo) Jumlah pelamar tahun ini secara nasional berdasarkan portal SSCASN BKN. mencapai 4,5 juta bahkan bisa menembus angka 5 jutaan karena ketambahan dengan Sulteng, Papua, dan Papua Barat, karena tahun lalu, pelaksanaan rekrutmen diundur. Para pelamar akan berebut sebanyak 152.286 formasi yang dibuka. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mewanti-wanti para pelamar CPNS 2019 untuk berhati-hati saat melakukan pendaftaran. Pelamar yang ingin lolos seleksi administrasi harus membaca dengan...

Read More

Anak- Anak SD Kenari Tidak Tahu Menteri Pendidikan, Saat di tanya Sri Mulyani

Jakarta, Bekasipost.com – Ada hal menarik, ketika Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menanyakan tentang sosok  yang kini menjabat sebagai Menteri Pendidikan.  Para siswa terlihat kebingungan tanpa menjawab. Tidak bergeming. Menkeu Sri Mulyani, Jadi Relawan. Mengajar di SDN 01 Kenari Kramat Jakarta Pusat “ Menteri Pendidikan kalian saat ini, siapa? Menteri yang paling muda itu lho, ayo siapa,”  tanya Sri Mulyani. “ Masa enggak ada yang tah?: tandas Sri Mulyani sambil berjalan ke meja para siswa. “ Aku kasih cle ya. Kalian sering naik Gojek, nggak?” tandas Sri Mulyani. Para siswa belum bergeming. Akhirnya Sri Mulyani sendiri berusaha menjelaskan siapa...

Read More

Mencari Irisan Hasil Dimensi Strategi dan Eksekusi

Kinerja Sukses Organisasi Bisnis Organisasi bisnis maju dan modern karena konsep dasar bisnis dituangkan menjadi  : (1) visi yang spesifik (specific vision), (2) misi yang terukur (measurable mission), (3)  program kerja yang dapat diraih (achievable program), (4) strategi yang rasional ( rational strategies) serta (5)  pola eksekusi yang menuntut efisiensi dan (6) tindakan yang menghasilkan manfaat atau nilai ( values) pada kerangka waktu tertentu serta (7) inovatif dengan dinamika faktor perubahan ( driven changes) Indikator progres diukur. Derajat keberhasilan dievaluasi antara kesesuaian konsep bisnis  dengan perilaku eksekusi. Implikasi dari pilihan strategi. Karena, tindakan eksekusi memiliki dasar pengambilan keputusan terhadap...

Read More

13 PNS Kota Bekasi Dipecat, Terbukti Korupsi

Walikota Bekasi, Rahmat Efendi Bekasi, Bekasipost.com – Pemkot Bekasi memberhentikan secara tidak terhormat atau memecat 13 Pegawai Negeri Sipil (PNS) karena terjerat kasus korupsi dan telah terbukti melanggar hukum. “ Mereka sudah tidak bekerja dan tidak lagi menikmati fasilitas dan gaji negara mulai 1 Maret 2019, “ tandas Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Bekasi. Pemecatan belasan PNS itu mengacu Surat Keputusan Bersama (SKB) yang dikeluarkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB). Kemudian dengan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan Nomor 182/6597/SJ, Nomor 15 Tahun 2018, dan Nomor: 153/KEP/2018. Aturan itu menyebutkan tentang penegakan hukum terhadap PNS yang telah dijatuhi hukuman berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana kejahatan jabatan. Atau tindak pidana yang ada hubungannya dengan jabatan digulirkan kepada seluruh PPK instansi pusat dan daerah. “Untuk pegawai yang diberhentikan di posisi struktural, sementara digantikan dulu oleh pelaksana tugas (Plt) agar roda pemerintahan tetap berjalan,” ungkapnya. Belasan ASN itu diantaranya, Camat Bantargebang Nurtani, Kepala Bagian Tata Usaha Heri Suparjan, Sekretaris Lurah Jatirasa Timur Malaka, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Heri Ismiraldi, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Roro Yoewati, Staf pada bagian Setda Kota Bekasi, Masna BA, Staf Setda Kota Bekasi, Rusdi. Kemudian Anggota Satpol PP Mita Susilawati; Anggota Satpol PP Toni Hermanto; Tenaga Pengajar Sekolah Dasar Herman, Staf di Bagian Setda Kota Bekasi Agus Sofyan (Sebelumnya pernah menjabat...

Read More

Solusi TPA Burangkeng, Pemkab.Bekasi Sepakati Kompensasi Tambahan Anggaran Dana Desa (ADD)

Bekasi, Bekasipost.com- Aksi demo ratusan warga Desa Burangkeng berunjuk rasa di depan TPA Burangkeng dengan menutup TPA dan tak memperbolehkan ada aktivitas di dalam TPA, sejak Senin (4/3/2019) berdampak buruk terhadap penanganan sampah di sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi. Sampah menumpuk dan menimbulkan dampak, tidak hanya polusi bau disekitar wilayah pasar, pemukiman warga maupun lingkungan sekitar tetapi juga berpotensi timbulnya wabah penyakit  terhadap warga. Ini akibat  kurang sigapnya Dinas Lingkungan Hidup Pemkab.Bekasi mengapresiasi tuntutan warga desa. Berapa volume tumpukan sampah selama 14 hari TPA ditutup, hingga per Senin (18/3/2019) warga desa memperkenankan TPA Burangkeng kembali beroperasi setelah ada kesepakatan...

Read More